fbpx

Pasukan Ksatria Millitan

sumber foto: hbo.com

Untuk menghidupkan kembali semangat bertempur, bisnis harus diawaki oleh pasukan ksatria militan. Bagaimana membiakkannya? Dimulai dengan merekrut orang-orang yang tepat. Para calon ksatria militan tidak direkrut untuk mengisi posisi-posisi tertentu. Mereka dipilih berdasarkan sejumlah karakteristik winner, yang diyakini merupakan fondasi daya saing berkelanjutan. Pemenang hidup di masa kini. Ia menolak menghabiskan waktu dan energi untuk menikmati atau menyesali masa silam. Ia telah berdamai dengan dirinya dan masa lalunya, sehingga memiliki optimisme dan sikap positif terhadap masa depan.

Pemenang juga memiliki learning agility. Hal tersebut lahir dari keberanian bertanggung-jawab atas hasil kerjanya. Ia tidak takut mengakui kesalahan, dan menjadikannya sebagai school fee untuk maju lebih jauh dan melompat lebih tinggi. Kerendahan hati membuatnya terus-menerus merasa masih bodoh, belum tahu dan belum bisa, sehingga siap belajar apa saja dari siapa saja. Pikirannya selalu terbuka untuk mencari pintu di setiap tembok penghalang. Baginya, selalu ada cara baru yang lebih tepat, dan ia menugaskan dirinya untuk mencarinya. Ia memandang berbagi pengetahuan sebagai jalan untuk menjadi lebih kaya.

Untuk terus tumbuh, para ksatria butuh medium pembiakan yang tepat, sebuah entitas bisnis yang ramping dan agile. Dalam entitas ini, seluruh rencana operasional tunduk pada agenda-agenda strategis yang selalu terkait dengan upaya mengobati pain para pelanggan melalui value proposition yang solid. Di samping itu, ukuran kinerja dan capaian selalu tersaji dengan akurat dan terbuka, sehingga memacu setiap orang belajar lebih cepat, untuk berkontribusi lebih banyak. Singkatnya, pasukan ksatria militan akan terbentuk ketika pribadi-pribadi yang tangguh, cerdas dan profesional bertemu dengan budaya organisasi pembelajar.

-AM-

Leave a Reply

Your email address will not be published.

× How can I help you?