7 Manfaat Team Building Activities dalam Dunia Profesional

Competency-Based Training: Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

Saat ini, ada banyak lembaga pelatihan yang menyediakan berbagai program pelatihan. Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, perusahaan mungkin kesulitan dalam memilih pelatihan yang cocok untuk karyawannya.

Sebagai solusi, pelatihan dengan model competency-based training bisa menjadi opsi yang tepat. Model pelatihan ini telah disesuaikan dengan kebutuhan praktis di tempat kerja, sehingga keterampilan yang diperoleh bisa langsung diterapkan setelah karyawan lulus.

Apa Itu Competency-Based Training

Dilansir dari UNESCO-UNEVOC, competency-based training (CBT), adalah metode pelatihan yang lebih menitikberatkan pada apa yang dapat seseorang lakukan di tempat kerja sebagai hasil dari pelatihan yang telah dia selesaikan.

Biasanya, CBT didesain dengan modul yang dibagi menjadi beberapa segmen pelatihan dan penilaian. Segmen-segmen pelatihan ini disebut dengan hasil belajar dan mengacu pada standar yang ditetapkan industri. Sementara itu, penilaian disusun untuk memastikan ketercapaian hasil belajar.

Karena didasarkan kompetensi, CBT idealnya tidak bertumpu pada waktu. Adapun sistem penilaiannya, bisa berupa on-the-job (dilakukan di tempat kerja) atau off-the-job (dilakukan di luar tempat kerja).

Dalam sumber lain, CBT juga didefinisikan sebagai model pembelajaran yang mengharuskan peserta untuk menguasai kompetensi yang diperlukan sebelum melanjutkan ke sesi pelatihan berikutnya. Dengan kata lain, peserta bisa memilih sendiri jadwal pelatihan, dan lulus setelah semua kompetensi berhasil dikuasai.

Manfaat Competency-Based Training

Pelatihan berbasis kompetensi (CBT) menawarkan sejumlah manfaat bagi karyawan maupun pemberi kerja. Berikut beberapa manfaat tersebut.

  1. Fleksibel

Mengumpulkan anggota tim untuk mengikuti kursus secara bersama-sama bisa jadi hal yang sulit dilakukan. Solusinya, kursus dapat menggunakan modul pelatihan mandiri yang disesuaikan. Dengan begitu, setiap peserta dapat belajar sesuai kecepatan dan gaya belajarnya sendiri.

Jika peserta mampu memahami dengan cepat, pelatihan pun dapat diselesaikan dengan lebih cepat tanpa harus menunggu peserta lain. Sebaliknya, peserta lain juga dapat belajar dengan ritmenya masing-masing tanpa harus merasa tertinggal.

  1. Efisiensi Biaya

Program pelatihan yang komprehensif sering kali mahal, meskipun belum tentu semua materi di dalamnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sebagai solusi, CBT menawarkan pelatihan yang dapat disesuaikan, sehingga bisa lebih fokus pada kompetensi yang relevan.

Meskipun harga bisa bervariasi, biaya CBT umumnya lebih efisien karena tidak menyertakan segmen yang tidak perlu. Dengan sesi pelatihan microlearning, peserta dapat dilatih untuk menguasai keterampilan yang spesifik sesuai kebutuhan industri. Dengan begitu, efisiensi biaya pun dapat lebih ditingkatkan.

  1. Tetap Produktif

Dengan memecah modul menjadi kepingan-kepingan, sesi pelatihan bisa berlangsung lebih singkat dan mudah dipahami. Dengan demikian, waktu yang dihabiskan selama sesi pelatihan bisa lebih diminimalkan. Peserta bisa memanfaatkan waktu yang tersisa untuk kegiatan yang lebih produktif.

  1. Personalisasi

Dalam model pelatihan CBT, pelatihan dapat dikombinasikan dengan penilaian kepribadian peserta. Dengan pendekatan ini, pelatihan bisa berjalan lebih efektif dan terarah karena telah disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing peserta.

Contoh Competency Based Training

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, CBT berfokus pada hasil pelatihan berupa penguasaan kompetensi yang dapat diterapkan langsung di tempat kerja. Berikut beberapa contohnya:

  • Pelatihan komunikasi di tempat kerja
  • Pelatihan keterampilan teknis, seperti pelatihan Microsoft Excel, pengembangan web, pengoperasian mesin, dan lain-lain.
  • Pelatihan penjualan dan pemasaran
  • Pelatihan softskill di tempat kerja
  • Pelatihan customer service
  • Kursus manajemen proyek
  • Pelatihan kemampuan analisis

Itulah pengertian, manfaat, dan contoh competency-based training. Dengan pelatihan CBT, karyawan memperoleh kompetensi yang relevan, sedangkan perusahaan mendapatkan tenaga yang terampil, produktif, dan profesional.

Comments are closed.