Human-Centered Design vs. User-Centered Design, Apa Bedanya?

Human-Centered Design vs. User-Centered Design, Apa Bedanya?

Human-Centered Design (HCD) adalah kerangka kerja untuk perancangan dan manajemen sistem informasi yang menitikberatkan pada user yang akan menggunakan sistem yang dirancang. Proses pendekatan ini dimulai dari pengguna aplikasi sampai pada hasil akhir berupa solusi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mereka.

HCD membutuhkan pendekatan empati yang kuat, di mana desainer memasuki peran pengguna yang akan menggunakan sistem tersebut. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan berbagai ide, prototipe, dan mendapatkan umpan balik dari pengguna target.

Di sisi lain, Human-Centered Design kerap dianggap sama dengan User-Centered Design. Meski sekilas mirip, keduanya sebetulnya memiliki sejumlah perbedaan. Mari kita bahas perbedaan dan persamaan antara Human-Centered Design dengan User-Centered Design dalam ulasan berikut ini!

Persamaan Human-Centered Design dengan User-Centered Design

HCD dan UCD adalah dua pendekatan desain yang memiliki banyak kesamaan. Keduanya berfokus pada kebutuhan, tujuan, dan perilaku pengguna untuk menciptakan produk yang mudah digunakan, bermanfaat, dan menyenangkan. Beberapa persamaan HCD dengan UCD adalah:

  • Fokus pada pengguna. Baik HCD dan UCD menempatkan pengguna sebagai pusat proses desain
  • Pendekatan iteratif. Kedua pendekatan ini menggunakan proses iteratif yang melibatkan pengujian dan penyempurnaan desain berdasarkan umpan balik pengguna
  • Melibatkan pengguna. Baik HCD dan UCD melibatkan pengguna dalam proses desain, baik melalui riset, ide, pengujian, maupun iterasi
  • Tujuan yang sama. Tujuan akhir dari HCD dan UCD adalah untuk menciptakan produk yang berkualitas tinggi dan memenuhi kebutuhan pengguna.

Perbedaan HCD dengan UCD

Selain beberapa persamaan yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya, Human-Centered Design memiliki sejumlah perbedaan dengan User-Centered Design. Perbedaan-perbedaan itu antara lain adalah:

  • Terminologi. HCD lebih umum digunakan dalam bidang desain industri dan manufaktur, sedangkan UCD lebih populer di bidang desain perangkat lunak dan interaksi manusia-komputer
  • Penekanan. HCD lebih menekankan pada aspek ergonomis dan antropometris dari desain, sedangkan UCD lebih fokus pada aspek psikologis dan perilaku pengguna.
  • Metodologi. HCD dan UCD memiliki metodologi yang sedikit berbeda, meskipun keduanya menggunakan proses iteratif dan melibatkan pengguna.

Contoh Implementasi HCD dan UCD

Untuk memperdalam pemahaman tentang perbedaan HCD dengan UCD, mari kita simak contoh implementasi keduanya. Contoh implementasi HCD misalnya:

  • Desain kursi ergonomis. HCD digunakan untuk merancang kursi yang nyaman dan mendukung postur tubuh yang baik
  • Desain peralatan medis. HCD digunakan untuk merancang peralatan medis yang mudah digunakan dan aman bagi pasien dan petugas medis
  • Desain mainan anak. HCD digunakan untuk merancang mainan yang aman, edukatif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Sementara itu, implementasi UCD bisa kita lihat pada contoh-contoh berikut ini:

  • Desain website. UCD digunakan untuk merancang website yang mudah dinavigasi, informatif, dan menarik bagi pengguna
  • Desain aplikasi mobile. UCD digunakan untuk merancang aplikasi mobile yang intuitif, mudah digunakan, dan bermanfaat bagi pengguna
  • Desain perangkat lunak. UCD digunakan untuk merancang perangkat lunak yang mudah digunakan, efisien, dan memenuhi kebutuhan pengguna.

Baik Human-Centered Design maupun User-Centered Design adalah pendekatan desain yang valuable untuk menciptakan produk yang berkualitas tinggi dan memenuhi kebutuhan pengguna. Pendekatan mana yang paling tepat untuk digunakan akan tergantung pada konteks proyek dan jenis produk seperti apa yang akan dikembangkan oleh perusahaan. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

 

Comments are closed.