5 Manfaat 360 Degree Feedback Bagi Perusahaan

5 Manfaat 360 Degree Feedback Bagi Perusahaan

Sebuah perusahaan besar memiliki beberapa divisi yang diisi dengan banyak karyawan. Banyaknya karyawan kadang menyulitkan perusahaan untuk melakukan penilaian terhadap setiap karyawan. Jika perusahaan sampai lalai dalam melakukan penilaian karyawan, hal ini bisa berdampak pada performa perusahaan.

Oleh karena itu, 360-degree feedback ada. Ini adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memastikan bahwa tugas yang diberikan pada karyawan dan pelaksanaannya sesuai dengan goal perusahaan. Penjelasan lebih lengkapnya dijabarkan di bawah ini.

Pengertian 360 Degree Feedback

Metode 360-degree feedback menilai karyawan dengan mengumpulkan masukan atau umpan balik dari beberapa pihak, mulai dari pihak internal, seperti atasan, bawahan, dan rekan kerja; dan pihak eksternal, seperti pelanggan dan klien. 

Metode ini dianggap dapat memberikan penilaian holistik, spesifik, dan tidak berpihak. Pasalnya, penilaian diambil dari sudut pandang orang-orang yang berinteraksi dengan karyawan yang sedang dalam penilaian. Hal ini membuat penilaian tidak dapat didominasi oleh satu orang saja yang membuat metode penilaian ini cenderung lebih objektif.

Manfaat 360 Degree Feedback

Selain mampu memberikan penilaian secara objektif dan holistik, metode ini memberikan manfaat bagi perusahaan Anda secara tidak langsung.

  • Memperbaiki Team Building

Dalam metode ini, manajer dan karyawan saling menilai satu sama lain. Proses ini melibatkan interaksi sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas komunikasi antara atasan dan bawahan. Hal ini juga dapat meningkatkan moral dan kepercayaan antar-karyawan dalam tim tersebut.

Meminta masukan dan pendapatan rekan kerja terhadap diri sendiri juga membuat rekan kerja merasa didengar, dianggap penting, dan dihargai. Pada akhirnya, hal ini akan membuat setiap karyawan merasa memiliki peran penting dalam kemajuan perusahaan yang berdampak pada meningkatnya keterlibatan dan retensi karyawan.

  • Memberikan Kesadaran Diri

Metode ini juga memiliki metode penilaian mandiri di mana setiap karyawan diminta untuk menilai kinerja diri sendiri. Hal ini memungkinkan karyawan mengingat semua tugas yang dibebankan padanya dan bagaimana tanggung jawabnya pada tugas tersebut. Dari sini, setiap karyawan dapat mengetahui kekuatan, kelemahan, dan ruangan untuk memperbaiki diri.

Dari metode ini juga, setiap karyawan dapat mempelajari setiap masukan yang diberikan oleh beberapa orang berbeda mengenai dirinya. Dari sini, karyawan dapat melakukan refleksi dan melakukan perbaikan berdasarkan umpan-balik yang diterimanya.

  • Membantu Peningkatan Keterampilan Karyawan

Dengan memberikan hasil umpan balik dari orang lain, karyawan dapat mempelajari letak kelemahannya sehingga mereka bisa membuat perencanaan untuk mengembangkan keterampilannya. Mereka juga bisa mempelajari keterampilan yang belum dikuasai guna meningkatkan keahlian profesional mereka.

Dalam membantu pengembangan kualitas karyawan, perusahaan dapat memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan karyawan tersebut dan/atau menambah keterampilan baru yang belum dimiliki.

  • Mengurangi Bias

Bias atau subjektivitas dalam penilaian sering kali muncul dalam evaluasi. Metode penilaian 360 degree feedback dapat menekan kemungkinan ini dengan meminta evaluasi dari berbagai pihak, termasuk pihak luar perusahaan. Dengan demikian, manajer yang kurang menyukai salah satu karyawan tidak dapat mendominasi penilaiannya.

  • Meningkatkan Performa

Penilaian dari berbagai pihak memungkinkan adanya umpan-balik spesifik untuk kekurangan yang bisa diperbaiki dan kelebihan yang bisa ditingkatkan. Manajer dan rekan kerja dapat memberikan umpan balik berupa pola komunikasi, etos kerja, dan cara setiap karyawan dalam mengemban tanggung jawabnya. Begitu juga dengan klien yang dapat memberikan masukan terkait komunikasinya dengan karyawan. Hal ini akan memberikan masukan berharga bagi si karyawan dan membuatnya bisa menentukan pelatihan yang dibutuhkan.

  • Membangun Transparansi

Setiap karyawan berhak mengetahui bagaimana penilaian terhadapnya dilakukan. Hal ini untuk mencegah kecurigaan dan menekan adanya manipulasi penilaian oleh atasan. Dengan meminta pendapat dari berbagai pihak mengenai kinerja karyawan dan memberikan umpan-balik tersebut pada karyawan yang bersangkutan, perusahaan telah membangun budaya transparansi.

  • Memperbaiki Hubungan dengan Pelanggan

Pelanggan sering kali dilupakan saat melakukan penilaian karyawan. Padahal, mereka adalah narasumber terbaik dalam evaluasi ini. Melalui metode penilaian ini, perusahaan bisa mengetahui bagaimana karyawan berkomunikasi dengan pelanggan. Dengan begitu, perusahaan bisa segera melakukan perbaikan yang diperlukan guna meningkatkan loyalitas pelanggan.

Anda sudah mempelajari manfaat 360 degree feedback bagi perusahaan. Meskipun membutuhkan proses yang cukup panjang, metode ini mampu meningkatkan performa karyawan yang akhirnya akan berdampak baik bagi perusahaan.