Dunia digital marketing terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi yang dibarengi dengan perubahan perilaku konsumen. Pada tahun 2024 ini, ada beberapa tren pemasaran digital yang diprediksi akan makin mendominasi pasar. Hal ini tak hanya penting bagi para marketer berpengalaman, tetapi juga bagi mereka yang baru merintis karier di bidang ini.
5 Tren Digital Marketing di Tahun 2024
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa tren pemasaran digital yang diperkirakan akan berkembang di 2024.
1. Penggunaan media sosial makin masif
Media sosial masih menjadi platform penting dalam strategi pemasaran digital. Pada tahun 2024, pengguna media sosial diprediksi akan makin masif, terutama di Indonesia. Banyak orang menggunakan media sosial untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mencari informasi, hiburan, bisnis, hingga belancar.
Data dari Retail Assist menunjukkan bahwa 67% orang menggunakan platform TikTok untuk mencari merek atau tempat tertentu, misalnya restoran. Oleh sebab itu, penting bagi para marketer untuk memahami perilaku sekaligus kebiasaan target pasar di media sosial guna meningkatkan visibilitas merek.
2. Penggunaan AI dalam strategi marketing
Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan pemasaran akan makin masif di tahun 2024. Pasalnya, AI dapat membantu proses pembuatan konten, mengetahui segmentasi target pasar, dan melakukan analisis sentimen publik.
Di samping itu, AI juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan customer engagement melalui penggunaan chatbot maupun fitur serupa. Meskipun AI tetapi memiliki keterbatasan, kehadiran sumber daya manusia, dalam hal ini adalah marketer, tetap saja dibutuhkan guna menyempurnakan produk yang dihasilkan AI. Secara garis besar, AI hanya membantu proses kerja marketer agar menjadi lebih efektif dan efisien dalam mencapai target pemasaran.
3. Interactive marketing
Tren digital marketing selanjutnya yang diprediksi bakal booming di 2024 adalah interactive marketing. Pemasaran yang interaktif diyakini dapat meningkatkan keterlibatan audiens dengan cara yang lebih dinamis dan menarik.
Pemasaran interaktif tak hanya bisa dilakukan lewat kuis, postingan dalam bentuk polling di media sosial, maupun konten-konten interaktif. Interactive marketing juga bisa dilakukan dengan cara melakukan pendekatan secara lebih personal, contohnya memanggil target pasar dengan nama mereka lewat promotional email.
Bukan hanya itu saja, mengubah konten yang sebelumnya sudah dipublikasikan ke dalam bentuk video pendek, infograsif, atau utas panjang di X, bisa membuat konten pemasaran lebih menarik perhatian audiens dan cenderung lebih mudah untuk dikonsumsi.
4. Konten “humanis”
Tahun 2024 tampaknya akan menjadi tahun di mana konten-konten yang bersifat “humanis” bakal menjamur. Konten “humanis” yang dimaksud di sini adalah konten yang difokuskan pada elemen storytelling.
Pasalnya, konsumen saat ini, terutama mereka yang aktif di media sosial, lebih mengapresiasi konten yang terasa personal dan kreator seolah-olah sedang berbicara dengan viewers-nya. Elemen storytelling ini bisa membuat pesan yang ingin disampaikan brand terkesan lebih menarik dan mudah untuk diingat.
5. Hyper-personalization
Hyper-personalization adalah salah satu tren digital marketing yang kian populer karena dianggap mampu memberikan pengalaman yang autentik kepada target audiens. Hyper-personalization di sini lebih dari sekadar interactive marketing, seperti memanggil target pasar dengan nama mereka. Tren ini justru fokus pada pemahaman kebutuhan dan preferensi target konsumen secara mendalam.
Untuk menciptakan konten pemasaran seperti itu, maka marketer memerlukan data yang relevan, strategi pembuatan konten yang matang, dan pemahaman terkait buyer persona. Contohnya adalah Spotify Wrapped, fitur ini memungkinkan pengguna Spotify mendapatkan playlist yang dipersonalisasi sesuai dengan riwayat musik mereka sepanjang tahun.
Nah, itulah beberapa tren digital marketing yang berkembang di 2024. Tren-tren di atas merupakan kunci bagi perusahaan untuk tetap relevan dan mampu bersaing di pasar yang makin kompetitif. Dengan memanfaatkan tren-tren di atas, maka perusahaan bisa meningkatkan strategi pemasaran mereka dan mencapai hasil yang jauh lebih baik.
