7 Productivity Tools untuk Menunjang Pekerjaan Anda

7 Productivity Tools untuk Menunjang Pekerjaan Anda

Productivity Tools untuk Mendukung Pekerjaan

Di era digital seperti saat ini, tuntutan pekerjaan juga semakin kompleks dan membutuhkan respon time yang cepat. Oleh karena itu, diperlukan productivity tools yang dapat membantu meringankan atau memudahkan pekerjaan Anda. Berikut ini ada beberapa productivity tools yang populer yang dapat menunjang pekerjaan Anda:

Google Calendar

Google Calendar merupakan salah satu productivity tools yang dapat membantu Anda mengorganisir beragam agenda pekerjaan. Selain itu Google Calendar juga dapat digunakan sebagai pengingat kegiatan, membagikan jadwal rapat atau acara.

Kemudahan lain yang ditawarkan Google Calendar yaitu Anda dapat mengintegrasikan layanan ini dengan Gmail, Google Drive, atau aplikasi layanan Google lainnya untuk menjadwalkan tugas atau acara. Selain itu, productivity tools ini juga menyediakan kalender yang dapat Anda akses di mana saja dan kapan saja melalui beserta catatannya, asalkan menggunakan email yang sama.

Zoom

Zoom merupakan productivity tools yang populer semenjak 2020 karena adanya pandemi Covid-19. Pandemi kala itu menyebabkan kebutuhan terhadap aplikasi Zoom ini sangat tinggi. Mulai dari pendidikan hingga perusahaan membutuhkan Zoom untuk melakukan rapat atau konferensi.

Zoom merupakan aplikasi video conference yang mudah digunakan. Selain itu, aplikasi ini sangat memudahkan share screen, rename, ganti background, dan tersedia fitur breakout room untuk Zoom Pro. Kemudahan inilah yang membuat Zoom masih menjadi aplikasi meeting andalan banyak pihak hingga saat ini.

Trello

Trello merupakan aplikasi yang memudahkan Anda mengorganisasikan tugas dengan tim, serta menetapkan tenggat waktu pengerjaannya. Tugas bisa dilampirkan di card, dan orang yang ditugaskan jika sudah menyelesaikan tugasnya dapat menandai tugasnya sebagai “telah selesai”. Aplikasi ini juga dapat Anda gunakan secara pribadi untuk menyusun to do list.

Microsoft 365

Microsoft 365 merupakan salah satu productivity tools terbaik saat ini. Aplikasi ini sangat lengkap dibanding aplikasi office yang lain. Microsoft menyediakan Microsoft Word untuk mengolah dokumen, Microsoft Excell untuk mengolah data, Microsoft Power Point untuk menyajikan presentasi dengan menarik dan atraktif, serta Microsoft One Drive yang menyediakan penyimpanan data secara cloud. Selain itu, juga tersedia Microsoft Outlook yang memudahkan Anda untuk mengelola email, mengirim pesan melalui email, mengelola kalender, menyimpan kontak, serta melacak tugas.

Aplikasi ini tidak hanya memudahkan Anda untuk melakukan berbagai pekerjaan, namun juga memudahkan Anda untuk berkolaborasi dengan pihak lain menggunakan fitur penyimpanan awan yang aman. Hal lain yang menarik yaitu aplikasi yang disediakan oleh Microsoft sangat user friendly dengan beragam fitur yang sangat mudah digunakan dan dipelajari.

Slack

Slack merupakan aplikasi komunikasi yang bisa diakses melalui perangkat mobile maupun desktop. Selain sebagai media komunikasi, Slack juga menyediakan fitur Channel untuk pribadi maupun umum. Keunggulan Slack yaitu fitur komunikasi berkecepatan tinggi yang dapat digunakan bersama tim secara real-time.

Todoist

Aplikasi ini merupakan productivity tools yang dapat digunakan untuk mengorganisasi dan menyederhanakan daftar tugas yang harus dikerjakan. Anda dapat menyusun daftar pekerjaan berdasar prioritas beserta tenggat waktunya. Anda juga bisa membagikan daftar tersebut kepada orang lain dengan mudah.

1Password

Anda sering lupa atau kehilangan kata sandi? Sepertinya productivity tools yang satu ini dapat membantu menyelesaikan masalah Anda.  Aplikasi ini dapat membantu Anda mengorganisasi dan menyimpan kata kunci yang sering Anda gunakan secara aman dan terenkripsi.

Demikian daftar productivity tools yang populer dan dapat menunjang pekerjaan Anda. Semoga bermanfaat.

Work-Life Balance Strategies untuk Mencapai Keseimbangan Kehidupan

Work-Life Balance Strategies untuk Mencapai Keseimbangan Kehidupan

Di era modern dan serba digital seperti saat ini, tuntutan pekerjaan semakin komplek dan rumit. Hal ini menyebabkan kaburnya batas antara kehidupan profesional dengan kehidupan pribadi yang menyebabkan stres, burnout, kelelahan, hingga depresi. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan work-life balance strategies untuk mendapatkan keseimbangan hidup dan ketenangan.

Apa itu Work-Life Balance Strategies

Work-life balance merupakan konsep untuk mendapatkan keseimbangan antara kehidupan profesional dengan kehidupan pribadi. Penerapan konsep ini dapat membantu individu mengalokasikan waktu dan energi yang berimbang secara efektif untuk keduanya.

Work-life Balance Strategies merupakan strategi untuk mencapai work-life balance. Strategi tersebut perlu dilakukan agar seseorang dapat mengatur waktu dan tenaganya untuk mencapai kesuksesan di dalam kehidupan profesional maupun kehidupan pribadi.

Manfaat Work-Life Balance

Menerapkan work-life balance strategies dapat memberikan berbagai manfaat, seperti:

1. Mengurangi Stres dan Burnout

Tumpukan pekerjaan yang kian bertambah atau banyaknya pekerjaan yang belum terselesaikan terkadang memicu stres dan burnout. Dengan menerapkan work-life balance strategies, hal ini dapat diminimalisasi. Pembagian kehidupan yang seimbang antara kehidupan pribadi dan kehidupan profesional di tempat kerja dapat memberikan batasan yang jelas antara keduanya.

Menerapkan work-life balance dapat memberi kesempatan individu untuk menikmati kehidupan pribadi, menjalankan hobi yang dapat meredakan stres atau burnout. Stres atau burnout yang terus menerus dapat memicu timbulnya masalah kesehatan fisik dan mental.

2. Meningkatkan Produktivitas Kerja

Work-life balance dapat membantu individu mencapai keseimbangan hidup dan kesehatan yang prima. Dengan kondisi kesehatan yang prima dan perasaan bahagia, maka seseorang dapat bekerja lebih fokus, kreatif, produktif, dan berperforma baik.

3. Lebih Sehat secara Fisik dan Mental

Memiliki waktu yang efektif untuk bekerja dan waktu luang untuk melakukan hobi dan kegiatan pribadi seperti berolahraga atau quality time bersama keluarga bisa membuat hidup lebih bahagia. Perasaan bahagia ini dapat membantu seseorang mencapai kesehatan fisik dan mental yang lebih optimal.

4. Menjaga Hubungan Sosial

Work-life balance membuat seseorang mampu memiliki waktu yang cukup untuk keluarga, sahabat, rekan, atau koleganya sehingga hubungan sosial tetap terjaga.

5. Meningkatkan Kebahagiaan

Secara keseluruhan work-life balance strategies dapat membantu individu agar lebih bahagia dan lebih puas dalam menjalani kehidupan.

Bagaimana Menerapkan Work-Life Balance

Cara menerapkan work-life balance strategies yang efektif yaitu:

1. Mengatur Kembali Jam Kerja

Untuk mencapai keseimbangan hidup antara dunia kerja dan kehidupan pribadi, maka perlu dilakukan pembagian waktu dan energi antara keduanya. Salah satu cara mudah untuk melakukannya yaitu dengan membuat daftar pekerjaan yang harus diselesaikan setiap hari dan menyelesaikannya tepat waktu.

2. Mengatur Prioritas Pekerjaan

Buat prioritas pekerjaan sesuai dengan urgensi dan tenggat waktu penyelesaiannya. Bagi pekerjaan menjadi penting mendesak, penting tidak mendesak, tidak penting mendesak, dan tidak penting tidak mendesak. Hal ini agar pekerjaan dapat selesai secara efektif efisien.

3. Meluangkan Waktu untuk Kehidupan Pribadi

Setelah lelah bekerja, jangan lupa luangkan waktu untuk menikmati kehidupan pribadi seperti mengerjakan hobi, berolahraga, atau mengunjungi saudara dan sahabat.

4. Hindari Membawa Pekerjaan ke Rumah

Hindari menunda pekerjaan dan membawa pekerjaan ke rumah agar tidak mudah stres dan burnout.

Demikian ulasan tentang work-life balance strategies yang memudahkan individu mencapai keseimbangan, kebahagiaan, dan ketenangan hidup. Semoga bermanfaat.

Mengapa Transformative Leadership Berdampak Besar untuk Perusahaan?

Mengapa Transformative Leadership Berdampak Besar untuk Perusahaan?

Kepemimpinan transformatif atau transformative leadership lebih dari sekadar memastikan bahwa semua aktivitas bisnis berjalan lancar. Kepemimpinan model ini mendorong perubahan positif bagi seluruh karyawan. Hal ini tidak hanya mendorong transformasi positif bagi individual, tetapi juga dampak positif bagi perusahaan secara keseluruhan.

Apa ciri kepemimpinan transformatif dan mengapa Anda harus mempertimbangkannya?

Prinsip Utama Transformative Leadership 

Transformative leadership mendorong peningkatan dan perubahan positif terhadap para individu dalam tubuh perusahaan. Ada empat prinsip utama yang harus dilakukan untuk mendorong hal ini, yaitu:

  • Stimulasi Intelektual

Pemimpin transformatif tidak hanya berfokus pada memerintah dan menyuruh. Mereka mendorong karyawan untuk mengembangkan kreativitas dan menuangkan ide-ide mereka. Atmosfer perusahaan pun biasanya cenderung terbuka untuk berbagai ide, opini, dan kesempatan untuk belajar.

  • Adanya Pertimbangan terhadap Individu

Tidak ada individu yang identik dalam sebuah perusahaan, dan masing-masing memiliki kebutuhan, keunggulan, serta kelemahan unik. Kepemimpinan transformatif memberi ruang bagi individu berbeda ini untuk berekspresi, belajar, menuangkan aspirasi, dan mendapat edukasi jika melakukan kesalahan.

  • Adanya Kegiatan Motivasi

Salah satu ciri pemimpin ideal adalah kemampuannya dalam memberikan motivasi dan membangkitkan dorongan internal pada bawahannya. Transformational leadership menggunakan motivasi sebagai cara untuk menciptakan dorongan dalam diri para insan perusahaan.

Dengan adanya kegiatan dan program motivasi, pemimpin bisa menciptakan perubahan positif dalam diri bawahan agar mereka memiliki dorongan internal. Hal ini kemudian akan berdampak positif terhadap perusahaan.

  • Adanya Standar Etika dan Perilaku Ideal

Kepemimpinan transformatif tidak hanya menekankan profesionalitas dan motivasi kerja, tetapi juga standar etika dan perilaku. Pemimpin yang ideal harus mampu menginspirasi bawahan lewat penerapan etika dalam setiap kegiatan bisnis. Hal ini akan menciptakan inspirasi dan contoh positif yang berpengaruh baik terhadap kultur perusahaan.

 

Keuntungan Menerapkan Transformative Leadership 

Mengapa kepemimpinan transformatif memiliki keunggulan tersendiri? Apa bedanya dengan sistem kepemimpinan lain yang lebih kaku dan formal?

Transformative leadership berbeda dari model transactional leadership. Yang pertama menginspirasi perubahan dalam diri insan perusahaan dan kulturnya, sedangkan yang kedua cenderung menggunakan sistem reward dan punishment jangka pendek. Sistem kedua juga biasanya mengabaikan performa baik, tetapi langsung bersikap keras terhadap kesalahan.

Ketika menerapkan transformative leadership, Anda akan melihat berbagai perubahan positif, misalnya:

  • Perusahaan Lebih Mampu Beradaptasi

Penemuan sistem baru, inovasi teknologi, hingga perubahan tren pasar dan sosial ekonomi membuat berbagai perusahaan harus mampu menavigasinya. Kemampuan beradaptasi pun menjadi salah satu karakteristik penting yang harus dimiliki berbagai bisnis di era digital.

Kepemimpinan transformatif menawarkan atmosfer kerja yang lebih terbuka akan ide dan usulan. Hal ini membantu perusahaan untuk mengelola setiap tantangan dan perusahaan dengan baik lewat kontribusi ide dan kerja sama semua pihak.

  • Mendorong Inovasi

Atmosfer terbuka yang sama juga mendorong perusahaan dalam hal inovasi. Karyawan dan insan perusahaan lain menjadi lebih mampu menjelajahi berbagai ide serta mendapat tempat untuk menuangkannya. Cocok untuk perusahaan yang harus selalu berinovasi agar bisa mendapat tempat di tengah persaingan sengit, misalnya perusahaan teknologi atau bisnis bidang kreatif.

  • Retensi dan Loyalitas Karyawan Tinggi

Kepemimpinan transformatif mampu menciptakan atmosfer kerja positif tempat di mana karyawan merasa bernilai. Hal ini bisa meningkatkan retensi karyawan sehingga mereka tidak cepat mengundurkan diri. Mereka juga cenderung lebih loyal sehingga perusahaan bisa mempertahankan bakat-bakat potensial.

Transformational leadership adalah sesuatu yang bisa Anda pelajari, misalnya lewat pelatihan Peopleshift. Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan, kepemimpinan transformatif wajib menjadi pertimbangan untuk program pengembangan perusahaan Anda.

Mau Mengadakan Creativity Workshop? Simak Tipsnya!

Mau Mengadakan Creativity Workshop? Simak Tipsnya!

Workshop atau lokakarya adalah salah satu media yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan kemampuan dan potensi. Salah satu jenis workshop yang bisa Anda selenggarakan adalah creativity workshop.

Pengertian Creativity Workshop

Creativity workshop adalah sesi kolaboratif yang dirancang untuk memicu ide-ide baru, mengatasi hambatan kreatif, dan mengembangkan keterampilan memecahkan masalah. Ini adalah lingkungan terstruktur yang mendorong inovasi dan membantu peserta untuk memanfaatkan potensi kreatif peserta. Simak beberapa tips melaksanakan creativity workshop berikut ini!

  • Tentukan Tujuan

Sebelum memulai, penting untuk menentukan tujuan lokakarya secara jelas. Apa yang ingin Anda capai? Apakah Anda ingin menghasilkan ide-ide baru untuk produk, memecahkan masalah yang kompleks, atau meningkatkan keterampilan pemecahan masalah tim? Memiliki tujuan yang jelas akan membantu Anda memilih format yang tepat, memilih alat dan bahan yang sesuai, dan mengukur keberhasilan lokakarya.

  • Pilih Target Audiens yang Tepat

Peserta lokakarya harus memiliki minat dan tujuan yang sama. Pertimbangkan tingkat pengalaman, keahlian, dan latar belakang mereka saat memilih peserta. Pastikan untuk mengundang orang-orang yang terbuka terhadap ide-ide baru dan yang bersedia berkolaborasi dengan orang lain.

  • Pilih Fasilitator yang Berpengalaman

Fasilitator memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung di mana peserta merasa bebas untuk mengekspresikan ide-ide mereka. Pilihlah fasilitator yang memiliki pengalaman dalam memimpin lokakarya kreativitas dan yang memiliki keterampilan interpersonal yang baik.

  • Buat Agenda yang Menarik

Agenda lokakarya harus terstruktur dengan baik dan mencakup berbagai kegiatan yang menarik dan interaktif. Pastikan untuk memasukkan waktu untuk brainstorming, pemecahan masalah, dan berbagi ide. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk memasukkan kegiatan membangun tim atau ice breaking, yang bertujuan membantu peserta mengenal satu sama lain dengan lebih baik.

  • Sediakan Ruang yang Nyaman dan Kreatif

Ruang lokakarya harus nyaman, inspiratif, dan bebas dari gangguan. Pilihlah ruangan yang memiliki banyak cahaya alami, ventilasi yang baik, dan furnitur yang nyaman. Anda juga dapat menambahkan dekorasi kreatif untuk mendorong pemikiran kreatif.

  • Gunakan Berbagai Alat dan Bahan

Gunakan berbagai alat dan bahan untuk membantu peserta menghasilkan ide-ide baru. Ini dapat mencakup papan tulis, spidol, catatan tempel, Lego, plastisin, atau bahkan bahan-bahan daur ulang. Semakin kreatif alat dan bahannya, semakin besar kemungkinan peserta akan menghasilkan ide-ide yang tidak biasa.

  • Berikan Waktu untuk Istirahat dan Bersosialisasi

Penting untuk memberikan waktu bagi peserta untuk beristirahat dan bersosialisasi selama lokakarya. Ini akan membantu mereka untuk menyegarkan diri dan kembali dengan energi baru. Anda dapat menyediakan waktu untuk camilan dan minuman, atau Anda dapat mengatur kegiatan singkat untuk membangun tim.

Itulah berbagai tips yang bisa Anda terapkan untuk mengadakan creativity workshop baik di organisasi maupun perusahaan Anda.

Creativity workshop adalah wadah yang memicu potensi kreatif, mendorong kolaborasi, dan menghasilkan inovasi. Dengan menentukan tujuan yang jelas, memilih audiens yang tepat, dan menyediakan ruang yang inspiratif, Anda dapat menciptakan lingkungan yang mendukung untuk mengembangkan ide-ide baru. Dukungan fasilitator berpengalaman dan penggunaan beragam alat dan bahan juga akan memperkaya pengalaman peserta.

Dengan berbagai langkah di atas, creativity workshop yang Anda selenggarakan bisa sukses. Ini tidak hanya akan membantu menghasilkan ide-ide segar, tetapi juga akan memperkuat keterampilan pemecahan masalah dan meningkatkan kolaborasi di dalam tim.

Peran Innovation Labs dalam Meningkatkan Daya Saing Bisnis

Peran Innovation Labs dalam Meningkatkan Daya Saing Bisnis

Di era disrupsi seperti sekarang ini, inovasi menjadi kunci utama bagi perusahaan untuk bertahan dan berkembang. Innovation labs, atau sering juga disebut dengan istilah hubs, inkubator, atau akselerator, hadir sebagai wadah untuk mendorong lahirnya ide-ide baru dan inovatif yang dapat meningkatkan daya saing bisnis.

Lalu, apa sebenarnya innovation labs itu? Bagaimana perusahaan bisa memanfaatkan wadah ini sebagai cara untuk meningkatkan daya saing bisnis?

Apa Itu Innovation Labs?

Innovation labs adalah sebuah unit bisnis yang menerapkan berbagai metode untuk menghasilkan inovasi-inovasi bisnis yang diharapkan dapat menghasilkan gebrakan baru dalam industri. Di dalam innovation labs, tim yang terlibat akan melakukan proses kreatif seperti brainstorming dan design thinking untuk menemukan ide-ide baru yang mengarah pada inovasi.

Bagaimana Perusahaan Bisa Memanfaatkan Innovation Labs?

Perusahaan dapat memanfaatkan innovation labs dengan berbagai cara, di antaranya:

  • Mengembangkan produk dan layanan baru. Lab dapat menjadi tempat untuk mengembangkan produk dan layanan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk memasuki pasar baru serta memperluas jangkauan konsumen yang ada saat ini
  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Dapat membantu perusahaan untuk menemukan cara baru untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasinya. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk menghemat biaya dan meningkatkan keuntungan
  • Meningkatkan budaya inovasi. Dapat membantu perusahaan untuk menciptakan budaya inovasi di mana karyawan didorong untuk selalu berpikir kreatif dan mencari ide-ide baru. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk tetap terdepan dalam persaingan.

Bagaimana Peran Lab ini dalam Meningkatkan Daya Saing Bisnis?

Seperti yang sudah disebutkan di awal artikel, innovation labs merupakan wadah yang penting dalam mendukung inovasi. Inovasi sendiri merupakan kunci penting bagi sebuah bisnis untuk bisa memenangkan persaingan. Bagaimana kaitan antara innovation labs dengan peningkatan daya saing bisnis?

  • Membantu perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan. Dunia bisnis terus berubah dengan cepat. Innovation labs dapat membantu perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan ini dengan mengembangkan produk dan layanan baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang
  • Membantu perusahaan untuk menjadi lebih kompetitif. Dapat membantu perusahaan untuk menjadi lebih kompetitif dengan mengembangkan produk dan layanan yang lebih baik daripada produk dan layanan pesaing
  • Membantu perusahaan untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Talenta terbaik selalu mencari peluang untuk bekerja di perusahaan yang inovatif. Inovasi ini dapat membantu perusahaan untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik dengan menawarkan lingkungan kerja yang kreatif dan dinamis.

Agar semua tujuan ini dapat tercapai, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan maupun stakeholders:

  • Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perusahaan perlu memastikan bahwa inovasi ini memiliki sumber daya yang memadai, seperti dana, staf, dan teknologi
  • Perusahaan juga perlu memastikan bahwa innovation labs terintegrasi dengan baik dengan strategi bisnis secara keseluruhan
  • Yang terpenting, perusahaan perlu menciptakan budaya yang mendukung inovasi, di mana karyawan didorong untuk selalu berpikir kreatif dan mencari ide-ide baru.

Dengan menerapkan strategi inovatif melalui innovation labs, perusahaan dapat memperkuat posisi kompetitifnya, beradaptasi dengan perubahan pasar, dan menarik talenta terbaik. Dengan dukungan yang tepat, labs dapat menjadi pusat penggerak inovasi yang membawa kesuksesan jangka panjang bagi perusahaan.

Cara Kerja OKR, KPI, dan BSC dan Contoh Penerapannya

Cara Kerja OKR, KPI, dan BSC dan Contoh Penerapannya

Seperti apa jadinya kinerja organisasi tanpa Objective and Key Results, Key Performance Indicator, dan Balance Scorecard?

Seperti kita ketahui, tiga hal tersebut merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur kinerja karyawan, target, dan elemen lainnya dalam sebuah organisasi.

Tentu saja, pengukuran tersebut perlu dilakukan untuk membantu kita memenuhi tujuan atau target perusahaan.

Yuk, kita ulas fungsi OKR, KPI, dan BSC, cara kerja, serta contoh implementasinya.

Fungsi OKR, KPI, dan BSC

Sebenarnya apa saja fungsi OKR, KPI, dan BSC? Mengapa kedudukannya bisa begitu penting?

Fungsi OKR

Dilansir dari laman Glints, OKR adalah salah satu media pengukur keberhasilan perusahaan yang memiliki sejumlah fungsi penting. Peranan yang paling mendasar adalah membantu kinerja tim agar sejalan dengan tujuan perusahaan.

Selain itu, OKR juga berfungsi untuk membuat proses perencanaan berjalan lebih fleksibel. Hal ini lantaran alur tujuan yang relatif pendek sehingga membuka ruang untuk karyawan melakukan berbagai penyesuaian. Pada akhirnya, karyawan akan termotivasi untuk lebih terlibat sehingga produktivitas pun meningkat.

Fungsi KPI 

Lantas, apa saja fungsi dari KPI? Dirangkum dari laman detikedu, KPI tidak hanya berperan dalam mengukur pencapaian bisnis. KPI juga digunakan untuk menghasilkan data evaluasi karyawan dan bisnis secara jelas dan transparan.

Selain itu, sesuai dengan namanya, Key Performance Indicator dipakai untuk mengetahui seberapa besar peningkatan performa karyawan sekaligus seberapa efektif bisnis berjalan untuk mencapai target. Hasil pengukuran tersebut bisa menjadi motivasi seseorang untuk meningkatkan kualitas kerjanya sehingga sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Fungsi BSC 

Sementara itu, BSC turut melibatkan hal-hal yang sering luput dari perhatian dalam mengukur keberhasilan bisnis. Contohnya adalah tingkat kepuasan pelanggan dan budaya kerja perusahaan.

Sama halnya seperti OKR dan KPI, BSC juga memiliki sejumlah fungsi yang esensial. BSC memperjelas alur strategi bisnis perusahaan hingga membantu kerja karyawan berjalan harmonis dengan tujuan perusahaan. Selain itu, BSC juga mendukung manajemen informasi berkualitas serta meningkatkan mutu pelaporan performa bisnis.

Cara Membuat OKR, KPI, dan BSC 

Apa saja langkah yang harus dilakukan untuk membuat tiga instrumen ini? Berikut informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber.

Cara Membuat OKR 

Ada tiga langkah dalam pembuatan OKR, yakni:

  • Menetapkan tujuan.
  • Merinci key results atau langkah apa saja yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Melakukan hal-hal yang dapat mewujudkan tujuan perusahaan.

Cara Membuat KPI

Sementara itu, penyusunan KPI sebaiknya mengikuti tahapan berikut:

  • Memiliki tujuan bisnis yang jelas.
  • Merinci tujuan bisnis, termasuk tenggat waktu dan cara apa yang akan digunakan untuk mencapainya.
  • Mengumpulkan data untuk indikator penilaian.
  • Membuat rumus KPI yang sesuai.
  • Menyajikan KPI dari data ke bentuk visual yang mudah dipahami. karyawan agar tujuan perusahaan bisa tercapai.

Cara Membuat BSC

BSC bisa dibuat dengan panduan template dan meliputi beberapa aspek seperti faktor internal, finansial, serta pertumbuhan dan perkembangan. Tahapannya adalah:

  • Menentukan visi.
  • Memperluas perspektif.
  • Tentukan tujuan dan ukuran untuk meraih hasil yang diinginkan.
  • Mengkomunikasikan BSC pada pihak-pihak terkait.

Contoh Penerapan OKR, KPI, dan BSC

Contoh OKR dalam divisi sales sebuah perusahaan misalnya:

  • Objective: 

Meningkatkan penjualan sebesar 3 miliar

  • Key results: .

Memperluas cakupan wilayah, mendapatkan penjualan sebesar Rp 250 juta per bulan, meningkatkan jumlah kontak telepon sebanyak 2500 untuk setiap agen sales, melakukan demo produk sebanyak 10 kali dalam satu pekan.

 

Sementara itu, contoh penerapan KPI untuk divisi human capital adalah sebagai berikut.

No Key Performance Indicator Unit Pengukuran  Target
1. Jumlah rekrutmen karyawan baru % 100
2. Penyelenggaraan pelatihan untuk karyawan baru angka 30 jam
3. Pembaruan data % 100
4. Administrasi karyawan % 100
5. Tingkat turnover % Maksimal 3

 

Bagaimana dengan penerapan BSC? Berikut adalah contohnya.

Perspektif Objektif Tujuan Indikator Inisiatif
Keuangan Meningkatkan laba Meningkatkan pendapatan perusahaan Laporan keuangan Menjalin kemitraan dengan perkreditan
Pelanggan Membuka layanan di marketplace Meningkatkan jumlah pelanggan dan penjualan Jumlah transaksi online Mempelajari traffic sosial media
Bisnis Internal Mempercepat proses pemesanan Mempercepat proses transaksi Peningkatan jumlah transaksi Penggunaan alat-alat modern
Pembelajaran dan Pertumbuhan Meningkatkan mutu karyawan Meningkatkan pelayanan Kepuasan pelanggan. Mutu produk meningkat Rutin mengadakan pelatihan

 

4 Contoh Employee Development Programs yang Bisa Anda Tiru Memahami Experiential Learning: Pendekatan Pembelajaran Berbasis Pengalaman

4 Contoh Employee Development Programs yang Bisa Anda Tiru

Sebagai pebisnis, Anda pastinya setuju bahwa karyawan merupakan tulang punggung sebuah perusahaan. Namun, berdasarkan statistik, hampir 59% karyawan menyatakan bahwa mereka tidak mendapatkan employee development programs atau pelatihan di tempat kerja. Sebagian besar keterampilan mereka justru diperoleh secara otodidak.

Employee development sendiri mengacu pada program yang dirancang perusahaan untuk memberdayakan kompetensi dan keterampilan karyawan. Pada gilirannya, hal itu akan membantu pertumbuhan profesional mereka.

Proses employee development berkelanjutan. Jadi, ini tentu lebih dari sekadar meeting tahunan dengan karyawan dan membahas kekurangan mereka, lalu mengirimkan mereka ke sebuah kursus.

Manfaat Employee Development Programs

Program pengembangan karyawan sering kali dipandang sebagai pengeluaran dan bukan investasi oleh sebagian besar organisasi. Padahal, dengan berinvestasi pada pengembangan karyawan dapat memberi banyak manfaat, baik itu bagi karyawan maupun perusahaan itu sendiri. beberapa di antaranya adalah:

  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan, sehingga mengarah pada peningkatan efisiensi, produktivitas, dan kualitas kerja.
  • Memastikan karyawan mengetahui persyaratan dan peraturan hukum yang relevan dengan pekerjaan mereka, sehingga mengurangi risiko pelanggaran hukum.
  • Mengurangi turnover karyawan, sehingga membantu bisnis Anda menghemat biaya perusahaan akibat turnover yang tinggi.
  • Meningkatkan keterlibatan karyawan dan kepuasan kerja, karena faktanya 59% Gen Z dan Milenial mengungkapkan bahwa ketersediaan employee development programs sangat penting ketika mereka memutuskan apakah akan melamar suatu posisi.

Apa Saja yang Termasuk Program Pengembangan Karyawan?

Tahukah Anda bahwa pasca pandemi Covid-19, pasar kerja menjadi lebih kompetitif? Itulah alasannya mengapa program pengembangan karyawan menjadi lebih urgent dari tahun-tahun sebelumnya. Program ini ada banyak jenisnya, bisa berupa:

  • Training atau pelatihan (pelatihan produk, kepatuhan, kepemimpinan, penjualan,dll)
  • Program pendidikan
  • Orientasi (cocok untuk karyawan baru)
  • Uji kompetensi
  • Magang
  • Workshop
  • Studi banding
  • Konsultasi karir
  • Program keberagaman dan inklusi

Contoh Program Pengembangan dari Berbagai Perusahaan

Berikut ini adalah beberapa contoh program pengembangan karyawan dari berbagai perusahaan terkemuka yang bisa Anda jadikan inspirasi:

1. Pelatihan Keterampilan Teknis di Amazon

Pada tahun 2025 mendatang, Amazon berfokus menyediakan Upskilling Program untuk mendukung karyawan dalam mempelajari keterampilan penting untuk peran teknis atau non-teknis yang banyak diminati dan bergaji lebih tinggi. Program ini bahkan menelan biaya senilai $1,2 miliar, lho.

Amazon juga merancang program pelatihan bernama Amazon Technical Academy untuk membantu karyawan non-teknis beralih ke peran teknis. Program ini menyediakan kursus yang mendalam di bidang software engineering dengan fokus signifikan pada penerapan proyek nyata.

Tak sampai di situ, Amazon juga menyertakan beberapa program pengembangan keterampilan baru, seperti AWS Training and Certification. Program pembelajaran ini terdiri dari pelatihan yang dipimpin oleh instruktur, gamifikasi, dan sertifikasi ujian. Tujuannya untuk membantu karyawan dari semua peran dan latar belakang untuk bekerja di cloud AWS.

2. Pengembangan Keterampilan Profesional di Netflix

Bukan tanpa alasan Netflix menjadi raksasa streaming saat ini. Sejak 2023, Netflix menjalankan Pathways Bootcamp selama 12 minggu , sebuah program pelatihan paruh waktu yang membekali karyawan dengan keterampilan pengembangan profesional.

Setelah menyelesaikan bootcamp, karyawan mendapatkan akses ke materi pelatihan pasca kursus dan tutorial online untuk membantu mereka menghadapi tantangan pemrograman umum yang dihadapi industri streaming. Karyawan juga dapat terlibat dalam peluang pendampingan dengan profesional Netflix untuk membantu pengembangan karier mereka.

3. Program Pendampingan di Bukalapak

Sebagai salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia, Bukalapak juga memiliki sejumlah program pengembangan karyawan yang patut Anda contoh. Perusahaan ini menerapkan Employee Assistance Program (EAP), yang menyediakan akses ke psikolog profesional untuk mendukung kesehatan mental karyawan dan membantu mereka menghadapi stres, khususnya selama periode awal pandemi.

Selain itu, Bukalapak juga menawarkan Self-Care Hours, yaitu program dijalankan dengan melakukan pre-book pada kalender karyawan. Tujuannya untuk memastikan supaya tidak ada jadwal rapat yang berlangsung selama jam-jam tersebut, sehingga karyawan makin betah untuk bekerja di perusahaan secara berkelanjutan.

4. Pelatihan Kepemimpinan di Bank of America

Pelatihan kepemimpinan adalah jenis pelatihan soft skill yang berfokus pada kemampuan interpersonal dan menekankan kualitas kepemimpinan. Contohnya bisa Anda lihat di Bank of America. Mereka mengimplementasikan Women’s Next Level Leadership Program, yang berfokus pada membantu karyawan perempuan dalam pengembangan karier mereka melalui penilaian, strategi, dan taktik.

Pelatihan ini dijalankan melalui metode pembelajaran online virtual selama 8 bulan. Program pelatihan terdiri dari sumber belajar yang interaktif dan dipersonalisasi agar sesuai dengan gaya dan kebutuhan belajar setiap karyawan.


Singkatnya, employee development programs merupakan investasi yang berharga bagi perusahaan. Ini tidak hanya memberdayakan karyawan, tetapi juga membantu dalam memastikan kesuksesan dan berkelanjutan perusahaan itu sendiri. Untuk itu, Anda bisa mencoba menerapkan beberapa contoh di atas untuk membantu membangun program pengembangan karyawan yang impactful.

Bagaimana Emotional Intelligence Berperan Besar dalam Kesuksesan

Bagaimana Emotional Intelligence Berperan Besar dalam Kesuksesan

Kecerdasan emosional atau emotional intelligence berperan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kerja dan bisnis. Sama seperti soft skill lainnya, kecerdasan emosional bisa berkontribusi dalam kesuksesan Anda. Ketahui lebih lanjut alasannya berikut ini.

Apa Itu Emotional Intelligence

Emotional intelligence atau emotional quotient (EQ) merupakan kemampuan intrapersonal untuk memahami dan mengelola emosi dengan baik. Istilah ini pertama kali disebutkan pada tahun 1990 oleh peneliti Peter Salovey dan John Mayer, lalu dibuat populer oleh psikolog Daniel Goleman.

Dalam konteks bisnis atau kerja, EQ bisa dilihat sebagai cara untuk mengelola emosi dan perilaku yang terkait demi menganalisis performa. Menurut Goleman, EQ adalah syarat utama agar seseorang bisa menjadi pemimpin yang berkualitas.

Keuntungan Memiliki Emotional Intelligence dalam Bisnis 

Pelaku bisnis atau kaum profesional dengan emotional intelligence yang baik bisa mendapat berbagai keuntungan, contohnya:

  • Meningkatkan Kepercayaan Diri

Orang dengan EQ tinggi memiliki keyakinan pada kemampuan dan ketangguhan diri mereka. Hal ini berkontribusi pada kepercayaan diri, baik saat mengelola tantangan maupun terjun ke bidang baru.

  • Mampu Membaca Situasi dan Peran Berbeda

Salah satu karakteristik orang dengan kecerdasan emosional tinggi adalah memiliki emotional awareness. Selain memahami dan mampu mengelola emosi sendiri, sosok dengan EQ tinggi mampu membaca situasi saat berinteraksi dengan orang lain.

Dalam dunia kerja dan bisnis, kemampuan membaca situasi dan peran di sekitar sangat penting. Hal ini memudahkan Anda untuk beradaptasi, merespons rekan kerja dengan tepat, dan bahkan “membaca” pelanggan untuk memberi mereka layanan terbaik.

Kemampuan ini juga berdampak positif bagi pemimpin perusahaan. Dengan kecerdasan emosional, pemimpin mampu berkomunikasi secara efektif dengan bawahan yang sifatnya berlainan. Pemimpin pun lebih mampu mengarahkan bawahan untuk bekerja secara lebih efisien dan mempertahankan harmoni grup kerja.

  • Bisa Bersikap Bijak di Bawah Tekanan

Salah satu keunggulan emotional intelligence yang sering dibahas adalah membantu Anda menghadapi tekanan. Kecerdasan emosional membantu memandang masalah dengan emosi dan pikiran rasional. Hal ini membantu Anda untuk fokus pada hal-hal terpenting yang membantu mengatasi masalah tersebut.

Stres merupakan bagian tak terpisahkan dari berbagai situasi sulit. Akan tetapi, orang dengan EQ tinggi punya kemampuan untuk mengelola stres dan emosi terkait sehingga bisa menanggapinya dengan lebih rasional. Cocok untuk situasi kerja yang rumit atau menghadapi tantangan bisnis.

  • Mampu Meningkatkan Hubungan Interpersonal

Hubungan interpersonal juga penting dalam dunia kerja dan bisnis. Selain memuluskan interaksi profesional dan mengurangi friksi kerja, hubungan harmonis membawa dampak positif untuk aspek personal. EQ membuat Anda mampu merespons ekspresi emosional orang lain secara tepat dan rasional.

Emotional intelligence juga membantu Anda untuk melihat berbagai hal dari sudut pandang orang lain. Kemampuan ini penting untuk resolusi konflik atau berinteraksi dengan orang dari berbagai latar belakang dan budaya. Lingkungan kerja pun menjadi lebih harmonis dan relasi dengan orang lain lebih positif.

 

Apakah hal ini penting untuk kesuksesan dan dunia kerja? Ya, sangat penting. Menurut survei yang dimuat di Society for Human Resource Management, perlakuan hormat dan baik terhadap pekerja berpengaruh besar dalam kepuasan kerja. Hal ini tentu berdampak pada bisnis dan kesuksesan.

Kesimpulannya, kecerdasan emosional merupakan soft skill penting untuk mendukung kesuksesan bisnis dan kerja karena berkaitan dengan banyak hal penting. Anda bisa melatih emotional intelligence lewat program pengembangan khusus seperti yang ditawarkan Peopleshift. Jadikan EQ sebagai salah satu elemen penting dalam bisnis, dan lihat sendiri perubahan positif yang terjadi.

7 Manfaat Kegiatan Team Building dalam Dunia Profesional

Pentingnya Employee Motivation dalam Dunia Kerja

Employee motivation atau motivasi karyawan tak hanya sekadar menjadi salah satu kunci kesuksesan suatu organisasi. Hal tersebut juga menjadi bukti komitmen, dorongan, dan semangat yang dibawa oleh karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya di kantor. Tanpa adanya motivasi, perusahaan mungkin akan mengalami penurunan  produktivitas, kualitas produk, dan bahkan gagal mencapai tujuan bisnis.

Mengapa Motivasi Karyawan Itu Penting?

Ada banyak alasan mengapa motivasi karyawan memainkan peran krusial dalam dunia kerja. Melansir laman Indeed, memberikan motivasi kepada karyawan dapat meningkatkan efisiensi kerja yang secara langsung memengaruhi kesuksesan organisasi.

Motivasi karyawan dapat mendorong sumber daya manusia untuk mengerahkan segala kemampuan mereka saat bekerja karena faktor keinginan. Dalam hal ini, motivasi berperan sebagai jembatan yang melebur jarak antara kemampuan untuk bekerja dan keinginan untuk bekerja.

Umumnya, karyawan yang termotivasi adalah mereka yang mencintai pekerjaan mereka dan bekerja tanpa ada rasa tekanan. Pada akhirnya, terciptalah peningkatan dalam produktivitas dan retensi karyawan yang memengaruhi efisiensi operasional bisnis secara keseluruhan.

Tips Meningkatkan Motivasi Karyawan

Employee motivation adalah faktor krusial yang memengaruhi pertumbuhan dan kesuksesan bisnis. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan motivasi karyawan.

1. Pastikan semua karyawan tahu faktor “why”

Karyawan harus tahu apa yang harus mereka kerjakan, tetapi pihak yang berperan sebagai supervisor harus menjelaskan faktor “why” dari setiap pekerjaan mereka. Faktor “why” di sini merupakan tujuan perusahaan secara keseluruhan. Bila setiap karyawan memahami bahwa setiap tindakan yang mereka ambil dapat memengaruhi tujuan perusahaan, maka akan memunculkan motivasi dalam diri bahkan saat mengerjakan tugas yang mudah sekalipun.

2. Berikan feedback positif

Ada kalanya, supervisor harus memberikan feedback positif pada karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa supervisor tersebut memperhatikan dan menghargai kerja keras dan kontribusi karyawan terhadap perusahaan. Feedback positif dapat diberikan saat karyawan berhasil menguasai keterampilan baru atau mendapatkan suatu pencapaian.

3. Beri kebebasan pada karyawan

Motivasi diri bisa turun kapan saja, terutama saat seseorang tidak bisa mengontrol waktu dan energi mereka sendiri. Dengan memberikan kebebasan di tempat kerja, seperti jam kerja atau cuti fleksibel, maka menunjukkan tingkat kepercayaan supervisor pada karyawannya.

Hal ini juga menambah motivasi kerja karyawan lantaran merasa puas dan bangga dengan pekerjaan yang diselesaikan dengan baik. Perasaan tersebut muncul karena karyawan memiliki kendali penuh terhadap waktu dan tenaga mereka.

4. Libatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan

Karyawan yang selalu terlibat dengan urusan pekerjaan dan perusahaan merupakan salah kunci sukses suatu bisnis. Hal ini juga membuat karyawan merasa dihargai eksistensinya dan bahkan menjadi motivasi bagi mereka untuk selalu memberikan yang terbaik.

Supervisor bisa melibatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan. Sebagai contoh, minta pendapat mereka terkait beberapa opsi regulasi yang akan diambil oleh perusahaan yang sedang mengalami penurunan penjualan.

5. Tanyakan apa yang diinginkan karyawan

Salah satu cara untuk meningkatkan employee motivation adalah dengan menciptakan komunikasi yang terbuka dengan karyawan. Dalam posisi ini, supervisor disarankan untuk lebih berani dalam bertanya kepada karyawan terkait apa yang mereka butuhkan, baik itu berhubungan dengan pekerjaan atau mungkin masa depan karier mereka.

Supervisor pastinya akan mendapatkan jawaban yang beragam. Namun, setidaknya ada benang merah yang bisa ditarik dari beragamnya jawaban karyawan, misalnya terkait imbalan kerja, seperti bonus tambahan, cuti, atau mungkin tunjangan.

 

Jadi, itulah pentingnya employee motivation bagi dunia kerja. Seyogianya, setiap perusahaan mampu memotivasi karyawannya sebab karyawan dengan motivasi positif adalah salah satu kunci keberhasilan bagi perusahaan.

Pentingnya Executive Coaching Dalam Navigasi Tantangan Kepemimpinan

Pentingnya Executive Coaching Dalam Navigasi Tantangan Kepemimpinan

Dalam dunia bisnis, para pemimpin top-tier atau pimpinan eksekutif memegang kendali cukup besar dalam banyak keputusan. Namun sayangnya, ketika berada di puncak karier, sering kali para eksekutif tersebut tidak lagi menerima feedback yang jujur, apalagi membangun dari para juniornya. 

Bahkan, ada beberapa yang merasa stuck dan tidak memiliki ruang lagi untuk berkembang. Padahal, peran mereka sangat krusial dalam keberlangsungan perusahaan, terlebih menjadi mentor bagi karyawan-karyawan yang dinaunginya. Oleh karena itu, executive coaching memegang peran penting untuk mengatasi problem tersebut.

Pengertian Executive Coaching

Executive coaching merupakan strategi pengembangan profesional yang dilakukan oleh top leader atau para eksekutif dalam suatu perusahaan. Proses ini melibatkan pembina atau coach yang berpengalaman untuk mendorong kesuksesan profesional dan pribadi.

Sering kali, para pemimpin eksekutif tersebut membutuhkan arahan dari coach untuk mendapatkan dukungan dan bimbingan saat mengelola krisis di lingkungan kerja atau mengembangkan langkah strategis untuk meningkatkan performa bisnis mereka.

Namun, tak jarang juga executive coaching ini berfokus pada pengembangan leadership skill supaya lebih mumpuni, atau membangun kepercayaan diri para top leader.

Proses executive coaching biasanya bersifat kolaboratif, dinamis, serta client-driven. Dibutuhkan coach yang berpengalaman sebagai eksekutif, konsultan bisnis, atau psikolog organisasi untuk bisa memberikan feedback objektif kepada para eksekutif. Fokusnya adalah bagaimana menjadi pemimpin yang unggul dan selaras dengan prioritas serta tujuan utama perusahaan.

Peran Penting Executive Coaching dalam Kepemimpinan

Apabila dilakukan dengan baik, executive coaching seharusnya bisa menghasilkan komitmen yang lebih tinggi lagi dari para pemimpin perusahaan, meningkatkan performa profesional, bahkan mengetahui kapan saatnya untuk transisi kepemimpinan.

Selain itu, executive coaching juga memiliki manfaat dan peran penting lainnya, yaitu:

1. Menyediakan wadah aktualisasi

Pimpinan eksekutif sering kali memangku jabatan strategis di sebuah perusahaan, dengan tanggung jawab dalam lingkungan yang kompetitif. Executive coaching memberikan wadah untuk menyatakan dirinya secara independen, tidak menghakimi, memperoleh pengakuan, dan feedback secara langsung.

2. Meningkatkan performa kinerja individu

Executive coaching erat kaitannya dengan peningkatan performa individu. Berdasarkan survei American University, executive coaching mampu meningkatkan performa kerja individu sampai 70%, termasuk di dalamnya adalah pencapaian tujuan, komunikasi yang lebih jelas, dan tingkat kepuasan yang lebih tinggi.

3. Meningkatkan performa kinerja tim

Pimpinan yang memiliki leadership skill baik tentu berdampak positif terhadap kinerja tim yang ada di bawahnya. Terbukti dengan executive coaching, performa kinerja tim bisa naik sampai 50% dengan adanya peningkatan kolaborasi, sebagai akibat dari komunikasi serta arahan yang lebih baik dari atasan.

4. Meningkatkan skill kepemimpinan

Para top-tier leader yang mengikuti executive coaching bisa mendapat manfaat untuk pengembangan diri, termasuk self-awareness yang meningkat, empati yang makin tinggi, peningkatan kognisi di tempat kerja, pengambilan keputusan yang lebih efektif dan kecerdasan emosi yang lebih baik.

Hal-hal tersebut membawa dampak positif terhadap leadership skill yang dimiliki sehingga menjadi pencapaian individu tersendiri.

1. Meningkatkan performa bisnis/organisasi

Bagi perusahaan, executive coaching terbukti mampu meningkatkan performa bisnis atau organisasi sampai 48%. Hal ini mencakup peningkatan retensi karyawan dan peningkatan pendapatan secara umum. 

2. Menentukan tujuan dan pencapaian

Executive coaching membantu para leader untuk mengidentifikasi impian-impian dan tujuan-tujuan mereka, baik secara personal maupun profesional. Selain itu, pelatihan ini bisa juga membantu menentukan pencapaian yang bisa dicapai dalam tenggat waktu tertentu.

 

Itulah pengertian executive coaching dan peran pentingnya dalam mengatasi tantangan kepemimpinan. Cara ini bisa memberi perspektif baru dan berharga bagi para eksekutif untuk bisa memimpin dengan skill yang lebih baik.