Manfaat Talent Acquisition Strategies
Karyawan bertalenta tinggi merupakan aset penting dalam bisnis. Keberadaan mereka bisa meningkatkan efisiensi serta efektivitas operasional bisnis perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan talent acquisition strategies dengan tepat agar bisa merekrut karyawan yang bertalenta.
Ada berbagai praktik dan strategi yang dapat Anda terapkan untuk bisa menarik karyawan dengan talenta tinggi. Sebagai referensi, berikut ini 7 talent acquisition strategies yang cocok untuk Anda implementasikan:
1. Perluas Jangkauan Pencarian
Strategi yang pertama adalah dengan memperluas area pencarian calon karyawan. Jangan terbatas hanya menggunakan jalur perekrutan tertentu. Namun, Anda juga bisa mempertimbangkan jalur lain, termasuk di antaranya adalah:
- Agensi perekrutan karyawan
- Pengumuman lowongan kerja di website loker
- Employee referral
- Website resmi perusahaan
- Asosiasi profesional
2. Perkuat Employer Branding
Berikutnya, Anda perlu memahami serta menerapkan employer branding yang bagus. Employer branding berkaitan erat dengan citra perusahaan di mata para karyawan. Anda pun bisa membangun employer branding dengan berbagai cara, termasuk di antaranya adalah:
- Memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi
- Meningkatkan keterlibatan karyawan
- Mendorong adanya program pengembangan karyawan
- Menonjolkan poin positif perusahaan sebagai tempat kerja
3. Selaraskan Tujuan Perekrutan dengan Tujuan Bisnis
Proses perekrutan karyawan mempunyai tujuan. Namun, tujuan tersebut harus Anda selaraskan dengan tujuan bisnis perusahaan. Dengan begitu, kebutuhan perusahaan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dapat terpenuhi dari proses perekrutan tersebut.
Sebagai contoh adalah ketika perusahaan mempunyai target untuk memperluas jaringan pemasaran sampai ke Malaysia. Maka, HRD harus fokus dalam menarik kandidat yang mempunyai pengalaman bekerja di tingkat internasional.
4. Utamakan Skill Dibandingkan Latar Belakang Pendidikan
Dalam metode perekrutan karyawan konvensional, perusahaan kerap mengedepankan latar belakang pendidikan dari para kandidat. Namun, saat ini banyak perusahaan memilih untuk menjalankan talent acquisition strategies dengan mempertimbangkan skill dari para kandidat.
Apalagi, saat ini banyak kandidat yang bisa memperoleh keahlian dalam berbagai jenis lewat pendidikan informal. Selain itu, mereka juga mempunyai kecenderungan untuk berkembang lebih besar dibandingkan kandidat yang mempunyai latar belakang pendidikan tinggi.
5. Ciptakan Employee Referral Program
Strategi berikutnya adalah dengan menerapkan employee referral program. Program ini bisa Anda jalankan dengan dengan mempertimbangkan referensi dari karyawan perusahaan. Keberadaannya bisa memperluas jaringan perekrutan karyawan dan sekaligus meningkatkan engagement karyawan.
6. Kedepankan Program Pengembangan Karyawan
Anda dapat pula menerapkan talent acquisition strategies dengan meningkatkan program pengembangan karyawan. Strategi ini berguna untuk meningkatkan skill serta keahlian dari para karyawan. Dengan begitu, tingkat kepuasan para karyawan akan meningkat.
Tingkat kepuasan karyawan sangat berkaitan dengan citra perusahaan di mata para pencari kerja. Perusahaan dengan tingkat retensi tinggi dianggap sebagai tempat kerja yang menyenangkan. Sementara itu, perusahaan yang mempunyai turn over tinggi punya citra yang negatif di mata para kandidat.
7. Siapkan Skema Gaji dan Benefit yang Kompetitif
Terakhir, Anda perlu menyiapkan skema gaji dan benefit yang kompetitif. Siapa sih yang tertarik untuk bekerja di perusahaan dengan gaji yang di bawah UMK? Kemungkinan besar, mereka adalah karyawan dengan skill pas-pasan yang sulit mencari kerja.
Lain halnya dengan karyawan bertalenta. Mereka memiliki pilihan untuk mencari perusahaan yang bisa memberikan manfaat lebih. Pemberian skema gaji dan benefit yang kompetitif termasuk salah satu di antaranya.
Nah, sekarang Anda sudah bisa memahami talent acquisition strategies yang tepat, kan? Segera implementasikan dalam perusahaan. Selanjutnya, Anda pun bisa mengumpulkan karyawan bertalenta tinggi yang siap memberikan kontribusi tinggi.
