Mengelola perusahaan rintisan (startup) menuntut pelaku bisnis untuk menerapkan komunikasi yang efektif. Business communication adalah tipe komunikasi khusus yang bertujuan untuk menyampaikan pesan, membagikan informasi, serta menciptakan kesepakatan dalam kegiatan sehari-hari. Hasilnya adalah keselarasan visi demi kesuksesan perusahaan.
Pengelolaan startup menghadirkan tantangan besar serta tuntutan untuk menavigasi industri yang penuh persaingan. Memahami komunikasi bisnis menjadi salah satu kunci untuk meraih kesuksesan.
Tipe Komunikasi Bisnis
Ada empat tipe business communication yang harus diterapkan secara merata oleh perusahaan mana saja jika ingin sukses. Mereka adalah:
-
Internal Upward
Internal upward adalah komunikasi dalam hierarki jabatan yang mengarah dari bawah ke atas. Contohnya adalah laporan langsung dari karyawan ke supervisor atau manajer yang diteruskan ke pimpinan.
-
Internal Downward
Internal downward mirip dengan poin sebelumnya, tetapi arahnya dari atas ke bawah. Contohnya adalah instruksi pimpinan perusahaan yang diteruskan ke manajer lalu karyawan.
-
Eksternal
Komunikasi eksternal melibatkan pertukaran informasi dengan pihak luar. Contohnya adalah startup dengan pihak pemasok dan bisnis pendukung lainnya, klien, pemberi modal, serta konsumen.
-
Lateral
Komunikasi lateral dilakukan oleh pihak yang jabatannya kurang lebih sama dalam perusahaan. Misalnya antar karyawan, manajer, atau kepala departemen.
Setiap startup yang ingin sukses harus menerapkan keempat jenis business communication ini secara seimbang. Hal ini karena masing-masing tipe komunikasi tersebut menciptakan pertukaran informasi dengan urgensi dan manfaat yang berbeda tetapi saling mengisi.
Peran Komunikasi Bisnis dalam Pengelolaan Startup
Business communication memiliki beberapa peran dalam pengelolaan startup, dan semuanya bermuara pada tercapainya tujuan bisnis, pengembangan, serta pemecahan masalah.
Komunikasi bisnis membantu mengurangi potensi konflik, gesekan, dan kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu jalannya bisnis. Efeknya juga terkait pada pemeliharaan hubungan interpersonal antar karyawan dan pemimpin sehingga lingkungan kerja lebih sehat.
Startup hanya bisa berkembang jika ide, opini, saran, dan kritik bisa bebas lalu-lalang di lingkungan kerja. Komunikasi bisnis yang seimbang di semua lini penting agar karyawan, pemimpin, dan klien bebas bertukar ide dan masukan. Hal ini membantu memadukan potensi semua pihak untuk mencapai tujuan bisnis.
Komunikasi bisnis juga penting untuk pengembangan karena mampu memicu kreativitas dan inovasi. Kelancaran komunikasi memudahkan pertukaran gagasan yang akhirnya mampu berkembang menjadi inovasi. Startup pun bisa berkembang dan mampu bersaing dengan perusahaan lain yang bidangnya serupa.
Cara Mengembangkan Kualitas Komunikasi Bisnis
Model business communication dalam startup harus diasah agar seimbang, berkualitas, dan mampu memenuhi kebutuhan semua pihak. Pengembangan kualitas komunikasi bisnis berpatokan pada beberapa prinsip berikut:
-
Atur Pesan sesuai Karakteristik Penerima
Menyampaikan pesan terhadap orang yang berbeda membutuhkan kemampuan menyeleksi metode dan gaya pesannya. Hal ini terutama penting ketika perusahaan harus berinteraksi dengan klien yang berbeda-beda, misalnya. Membaca karakteristik setiap klien penting agar Anda bisa berkomunikasi secara tepat.
-
Kembangkan Kemampuan Mendengar Aktif
Kemampuan mendengar aktif sama pentingnya dengan penyampaian pesan itu sendiri. Dalam active listening, Anda tidak hanya berfokus pada “mendengar” secara harfiah, tetapi juga memahami inti pesan tersebut. Tunjukkan juga pada si penyampai pesan bahwa Anda menghargai masukan darinya.
-
Buat Isi Pesan yang Jelas
Isi pesan sama pentingnya dengan cara penyampaiannya. Anda harus memastikan isi setiap pesan jelas, tidak ambigu, dan mengandung semua elemen jawaban atau respons yang dibutuhkan si penerima. Jika perlu, buat draft pesan dan baca lagi setelah beberapa jam, atau minta pendapat orang lain untuk memastikan pesannya jelas.
-
Pilih Saluran Komunikasi yang Tepat
Business communication melibatkan berbagai jenis saluran penyampaian pesan. Hal ini bisa mencakup memo sederhana, email, pesan teks, hingga presentasi panjang. Pastikan Anda memilih jenis saluran komunikasi yang tepat sesuai urgensi, kebutuhan, situasi, dan karakteristik penerimanya.
Pengelolaan dan pengembangan startup membutuhkan komunikasi yang efektif untuk memastikan kelancaran berbagai proyek. Terapkan konsep business communication secara tepat agar startup Anda bisa berkembang di industri yang kompetitif.
