Beragam Personalization Techniques untuk Email yang Harus Dicoba

Beragam Personalization Techniques untuk Email yang Harus Dicoba

Email menjadi sarana yang kuat untuk marketing dan menambah keuntungan mengingat banyaknya orang yang menggunakan email setiap harinya. Oleh sebab itu, perusahaan perlu memberikan yang terbaik dalam email marketing mereka, salah satunya dengan menerapkan personalization techniques.

Mengapa Personalization Penting?

Sebagai penggambaran, coba bayangkan Anda mendapatkan hadiah ulang tahun dari seseorang. Namun, mereka tidak memikirkan perasaan Anda saat memilih hadiah dan akhirnya memberikan Anda hadiah dengan asal-asalan.

Beda lagi jika Anda mendapatkan hadiah dari seseorang yang memikirkan dengan baik hadiah untuk Anda, mulai dari kesukaan sampai kebutuhan Anda. Hadiah yang diberikan akan lebih bermakna.

Sama halnya dengan konsumen yang menggunakan produk atau jasa Anda. Mereka akan merasa lebih dihargai bila Anda memberikan layanan yang dipersonalisasi. Dampaknya, mereka akan terus membeli produk dan layanan yang Anda tawarkan. Bahkan personalisasi dapat meningkatkan pendapatan hingga 760%.

Personalization Techniques untuk Email

Berikut ini ada beberapa personalization techniques yang dapat Anda terapkan dalam email marketing:

Mengoleksi Informasi Pelanggan

Langkah pertama untuk melakukan personalisasi adalah dengan mengumpulkan dan mengelola informasi mengenai pelanggan. Agar pelanggan tidak kewalahan saat akan mendaftar email list, berikan mereka pertanyaan yang sederhana, misalnya produk atau layanan yang menarik perhatian, usia, daerah tempat tinggal sampai anggaran bulanan.

Informasi tersebut dapat membantu dalam menyusun rekomendasi yang sesuai dengan tiap pelanggan.

Menyebutkan Nama

Meski sederhana, menyebutkan nama pelanggan termasuk personalization techniques yang penting. Hal ini lebih baik daripada memulai email dengan kalimat umum seperti “Hai, kamu!”.  Lalu, buat juga kalimat personal pada subject line untuk menarik perhatian mereka. Hasil riset Campaign Monitor menunjukkan jika menggunakan nama depan penerima di subject line dapat meningkatkan open rates hingga 26%.

Contoh:

“Hai Putri, lagi bingung cari baju baru untuk lebaran? Yuk, cek diskon 20% di toko kami!”

Tidak hanya menyebut nama pelanggan, nama seseorang yang mengirim email juga ikut berpengaruh. Orang akan cenderung lebih terhubung dengan email yang dikirimkan dengan nama seseorang. Bila sebelumnya perusahaan selalu mengirim dengan nama perusahaan, sebaiknya ganti dengan nama seseorang seperti “Lisa dari Brand A”.

Segmentasi Pelanggan

Supaya proses personalisasi semakin mudah, lakukanlah segmentasi pelanggan. Dengan segmentasi, perusahaan dapat mengelompokkan daftar pelanggan yang memiliki beberapa kesamaan dalam berbagai kategori. Pembagian kategorinya melingkupi jenis kelamin, lokasi, demografi, perilaku dan peran dalam organisasi.

Penerapan segmentasi pelanggan dapat dilihat pada situs Refinery29. Situs tersebut memberikan pertanyaan pada pelanggan mengenai lokasi tempat mereka tinggal, contohnya New York. Jadinya, pengguna yang tinggal di New York akan mendapatkan rekomendasi dan berita yang berkaitan dengan New York.

Memanfaatkan Email Otomatis

Personalization techniques lain yang dapat dimanfaatkan adalah email otomatis yang dipicu oleh perilaku konsumen. Email akan langsung dikirimkan ke pelanggan setelah mereka melakukan aktivitas tertentu, seperti mengunjungi situs web atau klik tautan.

Jenis email tersebut dapat berupa sambutan untuk pelanggan baru, pengingat produk yang stock-nya kembali tersedia atau baru rilis sampai ucapan terima kasih untuk yang mengikuti program membership. Pada beberapa bisnis, email otomatis ini mampu meningkatkan pendapatan mereka sampai 75%.

Memakai Tanggal Penting

Tanggal penting sering kali dirayakan, sebut saja ulang tahun, pernikahan sampai kelahiran anak. Karena sifatnya yang pribadi, tanggal penting ini juga dapat dijadikan bagian dari personalisasi dalam email.

Selain itu, perusahaan juga dapat menggunakan tanggal penting mengenai perjalanan pelanggan dengan brand, misalnya kapan pertama kali pelanggan membeli produk atau layanan, tanggal pelanggan subscribe dan lainnya.

Karen memberikan banyak manfaat untuk bisnis, sudah saatnya personalization techniques ini diterapkan pada email. Buat email menjadi lebih menarik sehingga pelanggan terus merasa puas dengan layanan.

Comments are closed.